Sabtu, 22 Januari 2011

GLEE


Siapa sih yang gak kenal glee? TV serial Drama musical yang bisa bikin kita nangis dan pemotivasi di setiap episodenya. Bagi yang berlangganan TV kabel pasti udah gak asing dengan serial TV ini. Pertama kali muncul aku langsung suka sama ini drama. Kereen bngeet! jadi pengen bisa nyanyi biar kayak Rachel Bery. Oke, sebenarnya glee bercerita tentang apa sih?

Glee bercerita tentang klub musik bernama 'Glee' (semacam ekskul di Indonesia) di McKinley High School Ohio, US. Yang cukup unik dari klub ini adalah, selain anggotanya terkesan underdog, karakter masing-masing anggota sangat berbeda, sepertinya memang hal ini yang ditawarkan dari Glee, sesuai dari tagline-nya di iklan: "Glee is about being yourself...". Quite inspirating, right?


Hal lain yang menjadi daya tarik (aka komersil) dari serial ini (dan mungkin ini adalah unsur ygsterpenting) adalah musik-musik yang dibawakan oleh personil Glee, ya harus saya akui musik-musik dalam serial Glee sangat berkualitas, seakan setelah nonton serial ini, 'High School Musical' terkesan seperti serial anak-anak murahan, alias tidak apa-apanya!

Serial garapan Ian Brenna, Brad Falchuk, dan Ryan Murphy sepertinya digarap dengan serius, walaupun ber-genre komedi musikal (tipical popcorn movie :D) tetapi alur dan penokohannya terlihat rapi dan terencanakan, begitu juga dengan pesan moral yang terdapat didalamnya. Sejauh ini sudah 13 episode yang ditayangkan, dan menurut saya kualitasnya sangat stabil, tergarap rapi, tidak ada cerita yang 'tanggung' atau 'absurd' sejauh penilaian saya. Salut dengan serial ini yang berhasil menyeimbangkan komposisi ceerita dan musiknya, alias tidak 'berat sebelah' (yang biasa menjadi kekurangan film musikal). Dalam setiap episode ada sekitar 6-10 lagu di serial ini, kebanyakan adalah lagu populer dengan sedikit (atau banyak) remix dengan unsur alcapella khas Glee. Dan yang hebat adalah, semua personil benar-benar menyanyi. Ya! Tidak seperti Zach Effron yang 'pura-pura' menyanyi di High School Musical, semua aktor di Glee benar-benar bisa menyanyi. Terbayangkan bertapa sulitnya proses audisi menemukan aktor-aktor seperti mereka. Coba ada di Indonesia ya!

Sebagai tolak ukur kualitas serial ini, sudah banyak penghargaan yang diraih oleh film ini, termasuk diantaranya: Golden Globe Award for Best Television Series – Musical or Comedy, dan juga dinominasikan pada kategori Best Actor – Television Series Musical or Comedy (Matthew Morrison), Best Actress – Television Series Musical or Comedy (Lea Michele) dan Best Supporting Actress – Series, Miniseries or Television Film (Jane Lynch).


Beberapa Tokoh utama di Glee:

Will Schuester (Matthew Morrison)

Aslinya Will adalah guru bahasa Spanyol di sekolah McKinley High, namun dia juga menjadi pembimbing klub Glee, dimana yang menjadi obsesinya, bahkan demi mempertahankan klub ini, dia rela meninggalkan tawaran kerja dengan gaji lebih besar. IMHO. Menurutku dia guru yang hebat, salut deh bung! Heheh




Sue Sylvester (Jane Lynch)

Peran Sue Sylvester di serial ini adalah sebagai pelatih cheerleade, menurut saya pribadi pemilihan aktris Jane Lynch sangat brilian, karena dia terbukti sukses berperan sebagai antagonis dan guru yang paling 'sadis' di serial ini :D. walaupun kelihatannya dia sadis tapi tak terduga dia sangat baik. Karakter yang bagus.




Rachel Berry (Lea Michele)


Nah ini dia inspirator ku. Rachel Berry merupakan personil Glee yang paling menonjol, hampir di setiap episode dia selalu mendapat peran penting dan pastinya menjadi leading vocal wanita, karena dia personil wanita dengan suara terbaik di Glee. Karakternya yang tidak mudah putus asa dan selalu bersungguh sungguh selalu membuatku terpesona. Apalagi ditambah suaranya yang bagus bangeeet.

Finn Hudson (Cory Monteith)


Nah kalau ini cowok terganteng di serial ini. I like him  heheh. Kalau Rachel merupakan wanita yang paling menonjol, maka Finn merupakan pria terpopuler di Glee, karena selain sebelumnya jadi kaptem football di McKinley High, dia juga (accidentally) menjadi leading vocal di Glee.


Mercedes Jones (Amber Riley)


Dia merupakan wanita dengan suara terkuat di klub Glee, semacam Beyonce-nya Glee mungkin. Mercedes tidak begitu banyak menonjol di klub ini, selain warna kulitnya yang kontras, karena satu-satunya wanita kulit hitam di Glee. Tapi suaranya keren banget dan dari karakternya aku bisa belajar kalau cantik itu tak selau sempurna



Kurt Hummel (Chris Colfer)


Dia adalah satu-satunya personil Glee yang Gay. Selain gay dia juga memiliki bakat unik, yaitu menyanyi dengan suara menyerupai wanita. Dan apa itu suara aslinya? Actually yes, so suaranya ceweek bangeet. Hiiiih, agak geli kalau denger dia nyanyi. Tapi pemeran cowok ini berhasil menyabet di penghargaan people’s choice awards.


















Kalau di Indonesia ada yang “ikut-ikut” kayak glee. Judulnya NADA CINTA tayang di indosiar setiap pukul 19.00. and you know what? Ini serialnya lebay bngeeet plus ceritanya mirip bngeet sama glee. Yaah, Indonesia harusnya bisa nyiptain lebih bagus ya, bukannya hanya “meniru”. Sebagi inspirasi boleh, tapi tidak harus menjiplaknya kan?

Minggu, 09 Januari 2011

moving on


Penyesalan, ikhlas dan bangkit
Itulah yang kurasain saat ini. Penyesalan,mencoba ikhlas dan mencoba bangkit. Oke, semua orang tau apa arti penyesalan. Melakukan sesuatu yang kemudian merasa sesal setelah melakukannya. Oleh sebab itu kita tau kalau penyesalan itu selau datang belakangan. Dan jangan sampai kau merasa menyesal karna sesungguhnya menyesal itu adalah perasaan yang selalu membunuh pikiran mu tiap waktu.


Sebenarnya aku sering merasakan penyesalan tapi untuk yang saat ini aku merasa sangat sangat sangat menyesal. Sekarang kata menyesal menjadi momok di pikiran ku. Kata itu selalu menghantui di saat aku kembali mengingat peristiwa di siang itu. Dan pada hari itu tepat tanggal 10 November 2010 aku berangkat sekolah seperti biasa. Tak ada yang berbeda ketika pada pagi hari nya , aku ketawa cekikikan,ceria dan lain lain. Tapi pada siang harinya keadaan senang, bahagia , ceria berbalik 180 derajat.

“oya, hape ku?! Oh bentar ketinggalan di 9.4 waktu tambahan pelajaran tadi”
Tapi apa yang terjadi?
“lhoh, kok gak ada. Eh coba tolong telfonin”
“nomor yang ada tuju sedang tidak aktif atau berada di luar service area”


Seketika perasaan ku berkecamuk. Antara tidak percaya, takut, bingung, sedih, marah, MENYESAL dan rasanya seketika itu aku pengen punya kantung doraemon dan mengeluarkan alat “pemutar waktu”. Tapi sayang nya aku gak punya dan ini benar benar terjadi. HP KU ILANG!!!

“apasih merk&tipe hp nya?”
“sony ericsson, W200i”

Mungkin kebanyakan orang berpikiran”alah, itu kan hp murah. Di jual juga cuman ratusan”. Tapi aku enggak, bukan itu yang aku takutin. Ketakutan terbesar ku adalah : MENGHILANGKAN KEPERCAYAAN ORANG TUA. Dan aku melakukan itu. Sedang pikiran egois ku adalah: “aku gak punya hp lagi, gak bisa sms an ,foto foto ku ilang,gak bisa mxitan dan lain lain”. DAN SEMUA ITU GARA GARA AKU. Aku yang teledor!

Aku sempat mencurigai seseorang. Seorang cowok yang sepertinya mengambil hp ku. Tapi aku gak boleh langsung menuduh, aku gak punya bukti yang begitu kuat. Dan sekarang aku tau, ini adalah hadiah dari Allah buat ku. Dia mengingat kan aku buat sadar “heey, nindya ! wake up! Kmu udah kelas 9 gak seharusnya kmu maenan hape terus” dan untuk yang mengambil hape ku aku meangucapkan terima kasih , aku berdoa buat kmu –pencuri hape- supaya Allah menyadarkan kmu kalau yang kmu lakukan itu DOSA , semoga Allah memberikan pelajaran yang setimpal buat kmu dan kmu gak melakukan itu lagi. Udah cukup aku jadi korban terakhirmu.

For my parents: aku minta maaf yang sebesar besarnya,aku berjanji untuk berusaha tidak teledor. Dan terima kasih atas semua nasihat nasihat bijak yang kalian lemparkan buat ku. Also for my lovely sister : thanks for your beautiful advice

Dan saat itu juga aku berjanji, aku gak mau merasakan penyesalan yang lebih parah dari ini. Aku berjanji buat gak ngecewain orang tua ku lagi. Aku mau mereka bangga sama aku.
“tunggu pak ,buk aku bakal bikin kalian bangga dan menarik bibir merah kalian ke kiri dan kekan”

Itulah yang menjadi motivasi terbesarku. Itu kata kata yang selalu hadir di pikiran ku setiap aku akan memejam kan mata untuk menikmati indanya bunga tidur.
Dan untuk itu aku sedang mencoba untuk IKHLAS.

Ikhlas, 5 kata yang sangaaaaaaaaaat sulit untuk di lakukan. Bagi ku ikhlas adalah melepaskan barang atau orang yang sangat sangat berarti dan di sayangi. “ikhlas untuk hp?! Itu mah kecil” itu yang selalu aku ukirkan dalam setiap pikiran ku ketika tiba tiba aku kembali mengingat peristiwa itu.
Alasan terberat untuk meng-ikhlas kan hape

Kita tau sekarang adalah jaman modern dan semua orang di dunia ini punya hape. Apalgi seperti aku ini, gadis remaja yang emosinya belum stabil dan sangat mudah terpengaruh. Tiap hari aku memikirkan “ya ampun dia update status apa ya?, eh apa gossip terbarunya?” dan masih banyak lagi. Dan kau tau, sebelum bobok aku selalu di timang timang sma hape , pagi nya di bangunin sma hape juga. Betapa aku sangat “hape holic” dan keadaan sekarang yang sma sekali jauh berbeda bagaikan kutub utara dan selatan.

Keadaan itu menyadarkan akan misi terbesar ku saat ini. UJIAN NASIONAL! That’s right. Dengan tidak adanya hape aku jadi rajin belajar dan lebih focus pada hal hal lain. Walaupun aku gak memungkuri, aku memang masih butuh hape. Tapi bukan untuk saat ini. Sekarang aku hanya ingin membuat orang tua bangga dan kembali percaya sama aku.

MOVING ON, MOVING ON!!!!!!!
WAKTUNYA UNTUK BANGKIT. PERCAYALAH ALLAH PASTI AKAN MERENCANAKAN YANG LEBIH INDAH DI BALIK SEMUA INI. AMIN AMIN
Terima kasih ya Allah
Bapak, ibu and my sister :*

LOVE YOU ALL